PPG FKIP UMRAH Selenggarakan Kegiatan Kesamaptaan dan Bela Negara: Membentuk Guru Profesional Berkarakter Kebangsaan
Tanjungpinang, 21 Desember 2024 – Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menyelenggarakan kegiatan Kesamaptaan serta Bela Bangsa dan Negara pada Sabtu, 21 Desember 2024. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai ini berlangsung di Gedung FKIP, Kampus Dompak, dan diikuti oleh seluruh peserta PPG lintas bidang studi.
Acara dibuka langsung oleh Koordinator PPG FKIP UMRAH, Bapak Eko Febri Syahputra Siregar, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pembentukan karakter nasionalis pada calon guru. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari proses pendidikan karakter untuk memperkuat wawasan kebangsaan, kedisiplinan, serta kesiapan mental dan fisik para pendidik masa depan.
“Guru bukan hanya penyampai ilmu, tetapi juga teladan dalam bersikap. Karena itu, calon guru perlu dibekali semangat cinta tanah air, tangguh secara fisik, dan berjiwa kepemimpinan,” ujar beliau.

Kegiatan diawali dengan pembekalan materi Bela Negara di ruang meeting FKIP UMRAH. Dalam sesi ini, peserta menerima pemahaman tentang pentingnya menjaga keutuhan NKRI melalui peran guru sebagai agen perubahan. Materi yang disampaikan mencakup nilai-nilai Pancasila, semangat kebhinekaan, serta tantangan globalisasi terhadap karakter generasi muda. Diskusi berlangsung interaktif dan melibatkan pengalaman peserta dalam konteks pendidikan daerah masing-masing.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan latihan baris-berbaris (PBB) yang dilaksanakan di halaman kampus. Latihan ini dipandu oleh tim instruktur internal, meliputi gerakan dasar seperti sikap sempurna, penghormatan, hadap kanan/kiri, dan langkah tegap. Meskipun cuaca cukup terik, para peserta menunjukkan semangat dan kedisiplinan tinggi selama kegiatan berlangsung.

Latihan PBB bukan hanya tentang ketahanan fisik, tetapi juga tentang internalisasi nilai-nilai kebangsaan dalam praktik nyata, seperti kerja tim, kepemimpinan, dan rasa hormat terhadap aturan. Para peserta mengaku mendapatkan pengalaman baru yang memperkuat motivasi mereka dalam menjalani profesi sebagai pendidik.
“Kegiatan ini membuka mata saya bahwa menjadi guru tidak cukup hanya pintar. Kita harus kuat secara mental, disiplin, dan punya jiwa nasionalisme,” ujar salah satu peserta, Ilma Nuril Fadlila (PPG Bahasa Inggris).
Kegiatan ditutup dengan refleksi dan apresiasi dari panitia. Koordinator PPG menyampaikan harapannya agar peserta mampu menerapkan semangat bela negara dalam kehidupan profesional sebagai guru nantinya. FKIP UMRAH berkomitmen untuk terus mengintegrasikan pendidikan karakter dalam setiap program PPG demi melahirkan guru yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkarakter kuat dan cinta tanah air.
